KETIKA KESULITAN ITU DATANG



Jika kesulitan datang, bagaimana cara mengatasinya?
- Akui kesulitan itu karena ia memang ada tapi jangan takluk padanya.
- Atasi kesulitan dengan berpikir positif dan tetap menjalankan tugas perjalanan hidup dengan kesungguhan.
- Bangun hidup Anda dengan keyakinan kalau kesulitan mampu dihadapi dan bisa diatasi dan jangan berhenti berharap.

Di notes ini terlampir selembar foto. Pada foto itu tampak selembar kertas dengan tulisan yang ada di dalamnya. Ini adalah tulisan seorang anak yang baru masuk kuliah semester satu dan karena kekalutan hati ia menuliskan tulisan itu.
Anak ini ikut program “pengembangan minat dan bakat” serta diterima di bangku kuliah jurusan keperawatan. Kegembiraan anak ini sangat besar dengan diterimanya dia di bangku kuliah ini walaupun seribu kesulitan dihadapinya termasuk biaya dalam masa kuliah. Disamping untuk biaya juga untuk kehidupan di Denpasar karena anak ini berasal dari Gianyar. Semua kesulitan itu bisa dihadapinya dengan keseriusan dengan mengencangkan perut guna tercapainya harapan untuk bisa kuliah sesuai harapannya serta menjadi seorang perawat tepat waktu 3 tahun.
Ternyata, badai kesulitan tidak mau berhenti mendera perjalanan kehidupan anak ini, karena dalam masa kuliah yang baru dijalaninya terjadi hal yang tidak diharapkannya. Anak ini mengalami penurunan pendengaran yang lama-kelaman daya dengar anak ini hilang dan hal ini mengganggu proses belajar yang harus dihadapinya. Karena keadaan ini, pihak kampus menyarankan untuk diperiksakan ke dokter THT dan hasil dari dokter akan sebagai rekomendasi apakah anak ini masih bisa kuliah atau tidak, sedangkan penggunaan alat bantu dengar tidak diperbolehkan dan jika dengan alat bantu dengar pun maka anak ini tetap harus berhenti dalam kuliah. Apa yang terjadi pada anak ini?
Tentu keputusan kampus ini membuat kesedihan dalam diri anak ini, tapi anak ini tidak mau meneyrah kalah, ia membangkitkan semangatnya dengan menuliskan seluruh harapan dan keinginannya pada selembar kertas ini. Dia tanamkan dalam dirinya akan seluruh kebaikan untuk membangkitkan kepercayaan akan hari esok yang lebih baik.NEXT

KETIKA KESULITAN DATANG 3



Akhirnya operasi dilakukan dan saya ikut menunggui anak ini operasi. Sewaktu menungui anak ini operasi, bapak anak ini mendekati saya dan menunjukan kertas tulisan anak ini, bapak ini sambil menangis menunjukkan tulisan anaknya itu. Saya membaca ketas itu dan di sebaliknya kertas itu ada perincian seluruh biaya pengobatan yang telah dijalankan serta seluruh biaya kuliah yang telah dikeluarkan orang tuanya termasuk uang hidup seminggu yang hanya Rp 75rb. Saya ikut “prihatin” dengan keberadaan anak ini. Tapi saya bangga dengan semangat anak ini yang telah menuliskan semangatnya di kertas itu seperti yang ada di dalam tulisan ini.
Sebuah harapan akan kesembuhan, semangat dan kepercayaan akan perjuangan mewujudkan cita-citanya menjadi perawat.
Anak ini tidak mau menyerah kalah karena “miskin”, “sakit” dan “faktor” lain dalam hidup ini.
Anak ini menanamkan harapan akan kebaikan pada masa depan untuk menjadi lebih baik. Dan dalam keadaan yang sangat “minim” dengan masa yang “menakutkan” karena akan di DO dari kuliah karena kerusakan pendengaran, ia masih terus percaya akan keyakinaan pada hari esok yang lebih baik yaitu menjadi perawat agar lebih berguna dalam hdup ini.
Anak ini tidak mau mengalami rasa “pesimis” karena ancaman di DO yang disebabkan penyakit yang sedang dialami.
Sungguh, saya belajar percaya dan berharap yang hebat dari anak ini.
Setelah membaca tulisan dan perincian hidup anak ini, Saya merasa bersyukur boleh menjadi bagian dari hidup anak ini untuk mewujudkan harapanya menjadi perawat dengan memutuskan membiayai operasi anak ini dengan pertolongan dokter THT di klinik kami. Sebuah kesempatan yang indah yaitu boleh berbagi harapan akan hari esok yang lebih baik dengan dioperasinya telinga anak ini.
Kesempatan yang sunguh indah karena boleh ikut membangun jembatan dengan memberi harapan pada anak ini yang sebenarnya telah mengalami jalan buntu dalam hidupnya karena keterbelakangan, keterbatasan dan ketidakberdayaan pada kesulitan.
Andaikan banyak orang boleh dan mau berbagi harapan untuk mereka yang telah pupus harapan karena aneka kesulitan dan ketidakberdayaan, maka dunia akan menjadi lebih bercahaya dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Semoga kita boleh menjadi alatNya dalam berbagi harapan pada hidup ini dan boleh menjadikan semua lebih baik karena memiliki harapoan akan hari esok yang lebih membahagiakan.
Salam dalam cinta membangun dunia baru dengan kemampuan berbagi harapan.

KETIKA KESULITAN DATANG 2



Disamping itu, serangkaian penanganan terus dilakukan oleh pihak keluarga dan dokter THT. Karena pendengaran anak sudah tidak bsia ditangani dengan obat maka diambil keputusan kalau anak ini harus dioperasi untuk menaikan derajat pendengarannya dengan memasang alat pada telinga anak ini.
Hal pertama yang kembali harus diusahakan adalah biaya operasi untuk anak ini dan pembelian alat yang harus dipasang pada telinga anak ini. Permasalahan ini sulit teratasi dan orang tua pasrah dengan keadaan yang terjadi pada anak ini dan orang tua mengatakan kalau tidak sanggup untuk mengoperasi anaknya itu.
Kesulitan itu dibicarakan dengan dokter THT yang kebetulan juga membantu praktek di klinik kami. Dokter THT kami yang sangat sederhana dan memiliki hati yang baik itu, menceritakan kejadian yang dialami oleh anak ini pada saya disela-sela praktek di klinik kami. Lalu saya katakan, “operasi saja demi kebaikan anak ini”. Dokter kami menjawab,” duit dari mana brud ???, karena orang tua anak ini gak bisa membiayainya.” Saya jawab, “Udalah pak dokter nanti biaya biar Tuhan yang memikirkan, sampeyan bikin jadwal operasinya saja dan orang tua anak itu suruh ke klinik ketemu saya.”
Berapa hari kemudian orang tua anak itu datang ke klinik dan menemui saya,
Saya katakan pada orang tua anak itu, “Bapak punya uang berapa dan kami akan mencukupi kekurangannya.” Bapak anak itu bilang, “Untuk beli alat bantu dengar dan pemeriksaan selama ini telah menghabiskan banyak biaya dan saya sudah tidak bisa mengoperasikan anak saya”. Jawab saya, “Bapak usaha dulu semampunya nanti kekurangnya saya bantu.”

Ternyata lama tidak ada kabar dan anak ini hanya terus berobat jalan sedangkan tidak ada kemajuan dan kalau tidak segera dioperasi anak ini harus segera dikeluarkan dari kampus, dan bapak anak itu tetap tidak sanggup untuk mengoperasikan anak ini. Akhirnya dokter membuat jadwal operasi dan hal ini tidak bisa ditunda lagi karena kerusakan bisa tambah parah dan akan berbahaya kalau terjadi kerusakan permanen, serta pihak kampus telah memberi surat keterangan kalau anak akan dikeluarkan kalau tidak segera ditangani masalah gangguan pendengaran pada anak ini.NEXT

KETIKA KESULITAN DATANG


Jika kesulitan datang, bagaimana cara mengatasinya?
- Akui kesulitan itu karena ia memang ada tapi jangan takluk padanya.
- Atasi kesulitan dengan berpikir positif dan tetap menjalankan tugas perjalanan hidup dengan kesungguhan.
- Bangun hidup Anda dengan keyakinan kalau kesulitan mampu dihadapi dan bisa diatasi dan jangan berhenti berharap.

Di notes ini terlampir selembar foto. Pada foto itu tampak selembar kertas dengan tulisan yang ada di dalamnya. Ini adalah tulisan seorang anak yang baru masuk kuliah semester satu dan karena kekalutan hati ia menuliskan tulisan itu.
Anak ini ikut program “pengembangan minat dan bakat” serta diterima di bangku kuliah jurusan keperawatan. Kegembiraan anak ini sangat besar dengan diterimanya dia di bangku kuliah ini walaupun seribu kesulitan dihadapinya termasuk biaya dalam masa kuliah. Disamping untuk biaya juga untuk kehidupan di Denpasar karena anak ini berasal dari Gianyar. Semua kesulitan itu bisa dihadapinya dengan keseriusan dengan mengencangkan perut guna tercapainya harapan untuk bisa kuliah sesuai harapannya serta menjadi seorang perawat tepat waktu 3 tahun.
Ternyata, badai kesulitan tidak mau berhenti mendera perjalanan kehidupan anak ini, karena dalam masa kuliah yang baru dijalaninya terjadi hal yang tidak diharapkannya. Anak ini mengalami penurunan pendengaran yang lama-kelaman daya dengar anak ini hilang dan hal ini mengganggu proses belajar yang harus dihadapinya. Karena keadaan ini, pihak kampus menyarankan untuk diperiksakan ke dokter THT dan hasil dari dokter akan sebagai rekomendasi apakah anak ini masih bisa kuliah atau tidak, sedangkan penggunaan alat bantu dengar tidak diperbolehkan dan jika dengan alat bantu dengar pun maka anak ini tetap harus berhenti dalam kuliah. Apa yang terjadi pada anak ini?
Tentu keputusan kampus ini membuat kesedihan dalam diri anak ini, tapi anak ini tidak mau meneyrah kalah, ia membangkitkan semangatnya dengan menuliskan seluruh harapan dan keinginannya pada selembar kertas ini. Dia tanamkan dalam dirinya akan seluruh kebaikan untuk membangkitkan kepercayaan akan hari esok yang lebih baik.NEXT