KETIKA KESULITAN DATANG 3



Akhirnya operasi dilakukan dan saya ikut menunggui anak ini operasi. Sewaktu menungui anak ini operasi, bapak anak ini mendekati saya dan menunjukan kertas tulisan anak ini, bapak ini sambil menangis menunjukkan tulisan anaknya itu. Saya membaca ketas itu dan di sebaliknya kertas itu ada perincian seluruh biaya pengobatan yang telah dijalankan serta seluruh biaya kuliah yang telah dikeluarkan orang tuanya termasuk uang hidup seminggu yang hanya Rp 75rb. Saya ikut “prihatin” dengan keberadaan anak ini. Tapi saya bangga dengan semangat anak ini yang telah menuliskan semangatnya di kertas itu seperti yang ada di dalam tulisan ini.
Sebuah harapan akan kesembuhan, semangat dan kepercayaan akan perjuangan mewujudkan cita-citanya menjadi perawat.
Anak ini tidak mau menyerah kalah karena “miskin”, “sakit” dan “faktor” lain dalam hidup ini.
Anak ini menanamkan harapan akan kebaikan pada masa depan untuk menjadi lebih baik. Dan dalam keadaan yang sangat “minim” dengan masa yang “menakutkan” karena akan di DO dari kuliah karena kerusakan pendengaran, ia masih terus percaya akan keyakinaan pada hari esok yang lebih baik yaitu menjadi perawat agar lebih berguna dalam hdup ini.
Anak ini tidak mau mengalami rasa “pesimis” karena ancaman di DO yang disebabkan penyakit yang sedang dialami.
Sungguh, saya belajar percaya dan berharap yang hebat dari anak ini.
Setelah membaca tulisan dan perincian hidup anak ini, Saya merasa bersyukur boleh menjadi bagian dari hidup anak ini untuk mewujudkan harapanya menjadi perawat dengan memutuskan membiayai operasi anak ini dengan pertolongan dokter THT di klinik kami. Sebuah kesempatan yang indah yaitu boleh berbagi harapan akan hari esok yang lebih baik dengan dioperasinya telinga anak ini.
Kesempatan yang sunguh indah karena boleh ikut membangun jembatan dengan memberi harapan pada anak ini yang sebenarnya telah mengalami jalan buntu dalam hidupnya karena keterbelakangan, keterbatasan dan ketidakberdayaan pada kesulitan.
Andaikan banyak orang boleh dan mau berbagi harapan untuk mereka yang telah pupus harapan karena aneka kesulitan dan ketidakberdayaan, maka dunia akan menjadi lebih bercahaya dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Semoga kita boleh menjadi alatNya dalam berbagi harapan pada hidup ini dan boleh menjadikan semua lebih baik karena memiliki harapoan akan hari esok yang lebih membahagiakan.
Salam dalam cinta membangun dunia baru dengan kemampuan berbagi harapan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar